Sunday, October 11, 2009

Jauh dari ibuku

Jauh dari orang-orang yang kukasihi


Malam makin larut

Angin malam menyapaku membawa dingin

Hatiku berat…dadaku sesak

Tertekan hingga air mata menetes


Sejauh ini sudah aku berjalan

Masih perlukan Tanya kenapa ?

Apakah aku sedang menutup kedua mataku

Berjalan dengan menutup kedua telinga

Jalan yang berbeda yang sedang aku pilih


Sampai berapa lama tidak menjadi diriku?

Sesungguhnya diriku pun tidak kukenali lagi


Diam dalam dingin..

Jauh dari tanahku

Jauh dari hidupku

Jauh dari kekasihku


Kuingin mendayung perahuku

Entahlah..kemana dia akan berlabuh

Akankah aku akan terus mengayuh

Tidak ku lihat ujung perjalananku

Mungkinkah tidak berujung ?

Atau aku sibuk dengan pikiranku sehingga apapun tidak aku lihat ?


Sayang dan kesal berpadu..

Seribu alasan untuk berdiam

Semua membisu dalam tanyaku

Kadang ingin ku akhiri...


Mata terpejam...ketakutan bermain di depanku

Pikiran ini sudah pergi jauh meninggalkanku

Mencari jawab untuk seribu tanya yang menggangguku


Banggaku, hormatku, cintaku....

Cukupkah menjadi jawab dalam tanyaku?




Kandy, Sri Lanka 10 Oktober 2009 pukul 23.00





Monday, October 05, 2009

Transit Singapore




tujuan ke colombo sri lanka via Singapore. Lima jam transit di Singapore memberikan berbagai pilihan untuk melewatkan waktu yang lima jam itu kan ?

Keluar dari Bandara pilihan yang paling mantap. Dan hal ini semakin didukung dengan sehati nya kami ber...tiga untuk melihat singapor. Orchad menjadi pilihan tujuan.

untung masih ada sisa dolar singapore tahun lalu buat dibagi bertiga. Habis adik2 ini tidak bawa dolar :D. Senang kan dikit jadi pahlawan...hehehehe.

Sampai di orchad, foto2 dan makan siang. Balik ke bandara kami masih punya waktu 1,5 jam sebelum keberangkatan. JAdi cek in dan lewat imigrasi tidak buru2. Ditambah kardus yang aku bawa ada cutternya ternyata. Jadi terpaksa kan bongkar2 karena gak lewat untuk naik pesawat.


Thx GOD semua sudah lewat untuk perjalanan menuju ke Kandi.

Thursday, October 01, 2009

PUndi Bencana GBKP dan Gempa Sumatera Barat

GBKP sedang mengusahakan untuk bisa ambil bagian membentuk posko bantuan untuk bencana alam gempa bumi di Sumatera Barat..

Hari ini sudah koordinasi dan akan berangkat bang Guntur Tarigan (PARPEM GBKP) dan Florida Br Pinem anggota ASIGANA (Anak Singuda Siaga Bencana) dibawah komisi Penanggulangan Bencana GBKP. Hanya saja karena sudah tidak ada lagi dapat tiket hari ini dan sudah habis tiket pesawat ke Pakan Baru dan PAdang sampai tanggal 6 Oktober 2009. Juga tiket angkutan darat menuju Pakan Baru juga sudah habis sore dan malam hari ini.. Sehingga kedua saudara kita ini akan berangkat besok malam hari Jumat 2 Oktober 2009 jam 18.30 WIB naik Bus Medan Jaya.

Ertoto kita gelah banci turang senina ta si enggo iutus ke Padang melakukan yang terbaik untuk membuka posko dan diharapkan PERMATA yang ada di wilayah Riau Sumbar yang mau turut menjadi sukarelawan ini bisa bergabung.

Tanggal 6 Oktober Bang Guntur akan kembali ke Medan untuk kita evaluasi situasinya dan juga rencana selanjutnya tindakan yang diambil GBKP melalui Komisi Penanggulangan Bencana dan PARPEM...

Pundi Bencana menjadi program dari Komisi Penanggulangan Bencana GBKP tahun 2009 ini. Hanya saja memang sosialisasi yang dilakukan sangat kurang (atau malah tidak ada sosialisasi) .
Adi berekenndu atendu bantuan bencana, banci nge i transferndu ke rekening moderamen GBKP...

Selama ini GBKP cukup tanggap nge kerna bencana-bencana si terjadi...
JAnah mulai tahun 2009 enggo kange mbue (sekitar 50 orang ) PERMATA si ipersiapkan untuk bisa nampati adi lit kenca bencana. Ibereken pelatihan pertolongan pertama, membuat dapur umum dan juga memasang tenda. Komisi Penanggulangan Bencana untuk pelatihan2 e bekerja sama dengan The Johanniter, Dinas Sosial Sumatera Utara, Yayasan Tanggul Bencana Indonesia (YTBI) dan BASARNAS Medan.

Rencana situhuna akan ada Pelatihan SAR DASAR untuk 40 PERMATA yang menjadi anggota ASIGANA (Anak SInguda siaGA bencaNA) tanggal 8 - 11 Oktober 2009 di lokasi Taman Jubelium GBKP Sukamakmur.. . Pelatihan ini diberikan oleh BASARNAS MEdan. Janah karena kondisi Padang, belum pasti apakah kegiatan ini akan terus dijalankan. Karena sepanjang hari ini kontak ke pimpinan SAR Medan belum sukses. Mungkin SAR MEdan juga turun ke PAdang.

sekedar update info kegiatan GBKP dalam tanggap bencana


Nomi BR Sinulingga
Sekretaris Komisi Penanggulangan Bencana GBKP

Saturday, September 12, 2009

Happy B'day PERMATA GBKP

Hari ini, 12 September 2009, PERMATA ulang tahun ke 61....

Banyak jalan yang sudah dilalui...banyak kisah pelayanan yang sudah digariskan.. .Semangat muda sering pasang surut untuk berkarya..
Setiap masa pelayanan punya warnanya masing-masing. .memperindah sejarah kehadiran PERMATA di tengah2 gereja dan dunia ini...

Selamat ulang tahun PERMATA GBKP...
Panjang umur dan semakin nyata karya dimanapun PERMATA hadir...

Tetap semangat dan Tuhan memberkati kita semua..

Nomi BR Sinulingga

Thursday, August 20, 2009

Belajar lebih sabar dan lebi segalanya....

Kesabaran, sifat yang jauh dari aku..namun sangat ingin aku memilikinya. Aku ingin selalu menjadi orang yang lebih sabar. Namun rasanya selalu gagal menjadi sabar. Aku orangnya gak sabaran, meledak-ledak dan kadang emosional. Hal ini selalu membuat penyesalan datang setelah emosi reda. Hehehe... tapi ada kalanya aku merasa aku punya alassan untuk emosi, namun perwujudan yang aku lakukan mengekpresikan emosi ini yang perlu di kontrol..dan sabar menjadi sifat yang bisa mengendalikannya.

Hari ini aku belajar lagi untuk pembentukan yang diperlukan bagi seorang perempuan. SABAR... Sudah lama aku merasakan TUHAN membentuk aku untuk lebih sabar. Berbicara berbuat baik, mungkin sudah gak terlalu sulit apabila dibandingkan dengan sabar ini. Maklum..sanguin abis aku dulu. Namun sekarang sudah tidak sesanguin dulu kayaknya.

Wednesday, July 29, 2009

Gunung Sibayak


Setelah naik mobil dari BErastagi, kita naik Sibayak lewat Jarang Nguda. Foto bersama di titik start kita mulai melakukan perjalanan. Mulai lebih kurang jam 8 pagi.

Foto di Kawah Sibayak, kawah lagi tidak berair karena sudah lama tidak turun hujan.

Berhasil sampai di puncak yang tertinggi no 2 yang ada di Sibayak.. Ternyata gunung itu banyak puncaknya ya ? Hmm... disini tekanan udara menunjukkan ketinggian 1962 meter. Pdt. Ulrich bawa Baro Meter soalnya :)

Berfoto setelah turun dari puncak no.2 tertinggi, istirahat sebentar dan akan mulai turun lewat Raja Berneh..

Sampai di Raja Berneh sudah pukul 14.00 WIB, ini karena kami santai jalannya. Biasa normalnya kata Sunarta Ginting (Guide kita-kita dan juga Ketua PERMATA Klasis BErastagi), Jarang Nguda - Puncak Sibayak bisa dicapai 2 jam dan Puncak Sibayak - Raja Berneh sekitar 1,5 jam.

Puji Tuhan, aku senang sekali bisa mendaki Sibayak. Ini yang pertama, dan aku harap akan menyusul pendakian-pendakian Sibayak berikutnya...

Teman2 yang di Jawa, ada yang mau naik Gunung Sibayak ? Kalau aku ada waktu...aku mau nemenin kalian. Indah banget...

Thursday, July 16, 2009

Berintegritas, sulit oi...

Pagi ini pengen sekali nge-blog... walau tidak tahu apa yang mesti di curhatkan.. Tapi gak papalah nulis aja. Bersyukur untuk hari baru yang Tuhan beri.. meski langit mendung dan ruangan ini cukup dingin tapi kusadari hatiku hangat kok.

Hmm...memulai sesuatu yang baru memang tidak mudah. Seperti saat ini, aku mau memulai budaya hidup yang baru. Lebih disiplin, lebih tertip, lebih goal oriented dan juga pertumbuhan karakter tetap menjadi kepedulian yang utama.

aku ingat di tulisan di blog ini, aku pernah merenungkan harta karun itu ada dalam diri sendiri. Orang lain percaya sama kita itu bukan anugerah, itu adalah perjuangan dan sering sekali butuh pengorbanan untuk mendapatkannya. Capek, letih dan juga tidak cepat menyerah supaya hidup ini otentik dan juga punya integritas.

Hmmm...menjadi orang yang berintegritas, memang tidak mudah. Tidak semudah mengajarkan etika yang salah satu materinya adalah integritas.
Langit masih mendung, dan secangkir teh sudah sampai di mejaku... Biar bukan cuma diri ini dihangatkan oleh hati yang bahagia namun juga oleh teh hangat yang tertutup manis di ujung meja yang baru aja diantar si bibik. Thx ya bik...

Terima kasih Tuhan, untuk setiap semangat yang Engkau berikan dalam hidupku...

Saturday, July 11, 2009

Internet dan Kopi...

Internet...
hampir semua sekarang teman2 banyak yang sudah terhubung dengan internet. Walaupun masih banyak juga yang belum tersentuh internet. Namun jangan salah, beberapa kawan ada yang tidak bisa kalau tidak ada internet. Kalau aku sih mungkin butuh banget internet, tapi akan tetap hidup kalau tidak ada internet. Hidup dengan penuh ke garingan maksudnya...hehehe

Nginternet sambil secangkir kopi latte tentunya menambah betapa nikmatnya menjelajah melalui 10 inci layar komputer ini. Apalagi ada pisang gorengnya kan ? kudu hati2 tentunya, takutnya minyaknya singgah dimana2..hehehe.

Yah..internet dan kopi, menyertai perjalanan hidup. Mewarnai hidup, namun kudu tetap dibawah otoritas diri sendiri kali ya.. Internet membuatku melalui waktu dengan penuh warna. Kadang ngobrol membahas pelayanan dengan seseorang di Korea atau di Taiwan atau di Swedia atau dimana saja. Kadang ngobrol dengan teman2 bahas kuliah dan pelajaran dengan teman-teman yang sudah berserak dimana-mana. Hmmm..kadang ngobrol akan mimpi-mimpi dengan teman yang dekat di jarak tapi tetap suka melakukannya lewat internet.

Asik kan nginternet sambil ngopi..? dulu teman yang suka minum jus ini sekarang juga sudah sering minum kopi... hehe, malas juga sih kalau aku ngopi dan dia nge-jus...kan gak enak hati... I love you abang... Nginternet dan ngopi menghabiskan sore kita...